Sunnah Rosul Yang Hampir Ditinggalkan

 

Halaman demi halaman kubaca majalah langganan Hidayatullah yang kubeli dari Pak Hasan,teman dekat di kerjaan. Salah satu kebiasaanku di bis jemputan, kalau tidak tidur, baca buku yang ada di dalam tas. Daripada bengong gak karuan, mending baca-baca, sedikit niru gaya orang Jepang yang  gak mau ngabisin waktu cuma-cuma. Apalagi kalau ingat perkataan Imam Syafi’i, “Kalau saja Allah menurunkan hanya dengan surat Al-Ashr, maka sebetulnya sudah cukup sebagai bekal kehidupan”. Ditambah lagi, teringat para ulama-ulama dahulu yang tidak mau menghabiskan waktunya terbuang percuma.

Pada halaman 78  di majalah yang kubaca ditemukan khasiat Siwak. Ya, aku teringat waktu kelas 6 SD dulu, ketika guru ngajiku membahas tentang siwak pada kitab Takrib. Kitab yang terjemahannya gundul berbahasa Java, yang di awal bab selalu dimulai dengan kata Faslun,Iki pasal ngebahas pasal sawiji. Yang kalau diterjemahkan lebih kurang artinya ini pasal/bab membahas suatu masalah.

Hari berikutnya, aku mencoba menanyakan ke Mas Hidayat, teman dekat di kerjaan, apakah ada yang  menjual siwak . Alhamdulillah dia mengiyakannya. Mungkin ini adalah sunnah Rosul yang hampir ditinggalkan orang-orang muslim di jaman sekarang, jaman teknologi dunia maya, internet, facebookan ^-^.

Sesekali aku membayangkan imam-imam masjid, guru-guru ngaji yang memasukkan siwak dan menggosoknya ke mulut sebelum sholat berjamaah dimulai. Walaupun sudah mengenalnya dari SD, namun belum pernah kucoba^-^.

Hari Selasa, siwak yang masih dikemas plastik yang bertuliskan “Sewak Al-Muslim-Natural, www.sewak.com  made in Saudi Arabia” sudah kuterima. Begitu sampai di rumah, langsung kucuci dan ujungnya dikupas menyerupai sikat gigi. Malam itu langsung kucoba gosok-gosokkan di gigi, sedikit terasa bau yang masih asing di hidung. Kebiasaan menyikat  gigi sebelum tidur, malam itu terlupakan. Entah mengapa, apa karena kecapaian sampai lupa gosok gigi, atau karena pengaruh siwak yang baru saja dipakai.

Biasanya kalau tidak sikat gigi, gigi terasa tebal, gak nyaman di mulut. Tapi kali ini lain, gigi terasa seperti sudah digosok dengan pasta gigi.

Di dalam benakku berkata,”Mungkin sikat gigi yang sekarang banyak dipakai hampir semua orang, dibuat atas inspirasi dari Siwak yang dicontohkan Rosulullah”.

Buat rekan-rekan yang belum mencoba, ayo kita coba bersiwak. Apalagi ini sunnah Rosul.

“Bersiwak itu sebagai pembersih mulut dan di-ridhoi oleh Allah” (HR Ahmad VI/47,62,124. An-Nasa`i no:5 dan Imam Bukhari menyebutkan secara ta`liq dalam bab As-Siwak Ar-Ruthbuwa Al-Yabisu Li Ash-Shaim II.682)

SELAMAT MENCOBA BERSIWAK. (MUDAH-MUDAHAN AMALAN INI BISA MENAMBAH TIMBANGAN KEBAIKAN DI YAUMUL HISAB.. AMIIN)

ADAB DAN WAKTU BERSIWAK YANG DIAJARKAN ROSULULLAH  (Menurut Majalah Hidayatullah):

1. Memulai dari arah tengah, lalu ke arah kanan, menuju ke arah kiri, diulang sebanyak 3 kali.

2. Hendak wudhu dan shalat

3. Hendak memasuki rumah

4. Bangun tidur

5. Bersiwak meski sedang berpuasa

6. Hendak membaca Alquran.

"the siwak"

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: